Bupati dan Kadisdik Garut Jangan Permainkan Nasib Guru Honorer (Oleh: Galih F Qurbany)

RASANYA sangat tidak beradab dan tidak etis jika seorang Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Garut melukai perasaan lahir bathin para pahlawan tanpa tanda jasa, dengan mengatakan bahwa guru honorer sebagai pendidik dan tenaga pendidikan dikatakan “ilegal“ dan bahkan produk-produk yang dihasilkan oleh mereka dinyatakan tidak sah — termasuk dalam mengisi nilai raport siswa didik.

Padahal mereka sudah mengikuti PPG (program profesi guru). Ini berarti sama saja telah menghina status kepala sekolah yang legal menjadi tidak legal karena telah mengangkat tenaga guru honorer. Begitupun lembaga pendidikan, bahkan murid-murid yang dihasilkannya, dianggap seperti anak-anak haram (anak jadah) karena dilahirkan oleh bapak ibu guru yang tidak sah.

Apa yang dituntut dan dikendaki oleh para tenaga guru honorer, baik sebagai warga negara dan profesional adalah hal yang wajar untuk menuntut hak-hak atas status dan legalitas yang diembannya. Karena hal tersebut sudah ada ketetapan dari Permendikbud nomor 26 tahun 2017, juga sesuai dengan peraturan pemerintah bahwa mereka berhak mendapatkan surat penugasan dari Bupati atau kepala dinas terkait sebagai legitimasi untuk mendapatkan honor/upah yang diambil dari 15% dana BOS.

Baca Juga:  Catatan Asep Lukman: Jebakan Para Pendukung bagi Rezim

Begitupun dengan segera diterbitkanya SK penugasan mereka bisa mendapatkan sertifikasi dan hak-hak lainnya untuk kualifikasi ke jenjang lebih tinggi. Harus diingat pula bawha formasi CPNS yang dibuka sekarang ini, formasi terbesar adalah CPNS tenaga pendidikan/guru. Artinya pemerintah secara ekplisit menyatakan bahwa negara membutukan banyak tenaga pendidik/guru.

Saya berharap kepada Bupati bersama DPRD Garut segera membuat Perda atau Perbup yang memerintahkan Kadisdik untuk segera mengeluarkan SK penugasan terhadap pendidik dan tenaga kependidikan sebagaimana dilakukan oleh Pemkab Sumedang, Purwakarta, Bekasi, dan Bandung. Bupati pun diharapkan segera melantik Kadisdik baru agar bisa secara legitimit dapat menyelesaikan persoalan guru honorer tersebut sekaligus Pemkab Garut menjadikan agenda ini sebagai prioritas dan extraordinary.

Baca Juga:  Semakin Banyak Anak Perempuan Jadi Korban Kasus Pornografi

Jadi soal berlarut-larutnya SK penugasan terhadap guru honorer semata-mata bukan persoalan alokasi dana, akan tetapi ini persoalan political will (keinginan dan keberpihakan politik) dari Bupati untuk menghargai dan memberikan kejelasan legitimasi kepada masarakat, khususnya guru honorer di Kabupaten Garut.

Jangan sia-siakan amanah kedua yang diberikan masyarakatnya dan dilegitimasi negara sebagai bupati untuk memimpin pemerintahan tapi tidak mampu memberikan kemaslahatan kepada 15.000 guru honorer yang sudah empat bulan belum mendapatkan insentifnya karena BOS juga belum dicairkan.

Jadi percuma saja kekuasaan yang diembannya jika tidak mampu memberikan kemaslahatan bagi masarakatnya. Janganlah berbicara kenaikan IPM masyarakat Garut jika nasib 15.000 guru honorer memprihatinkan dan terabaikan.

Baca Juga:  Lima Tipe Pria yang Digandrungi Wanita Zaman Now

Saya sebagai masarakat Garut dan aktivis, tentu saja tidak akan diam melihat fakta dan peristiwa yang memprihatinkan ini. Oleh karena itu, saya mendesak Bupati dan jajarannya segera mengeluarkan SK penugasan dalam waktu yang secepatnya, karna ini menyangkut hajat hidup para pahlawan tanpa tanda jasa.

Jika hal ini terus diabaikan, maka kami aktivis ’98 dan OKP bersama Pagar Sukwan dan PGRI Garut siap menggeruduk kantor Bupati dan Disdik untuk segera mengeluarkan SK tersebut. Dan jika dikendaki saya siap memimpin aksi demonstrasi dan mengawal pergerakan para guru honorer untuk mendapatkan hak haknya. (Penulis adalah Direktur PAKIS: Pusat Analisa Kebijakan dan Informasi Strategis,/Aktivis ’98 juga politisi PKB)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda