ASN di Garut Mengeluhkan Adanya “Paksaan” Masuk Anggota Koperasi PSJB

GosipGarut.com — Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Garut, terutama guru SMA/SMK yang statusnya merupakan ASN Provinsi Jawa Barat, mengeluhkan adanya “paksaan” untuk masuk menjadi anggota koperasi milik Pemprov, yakni Koperasi Praja Sejahtera Jawa Barat (KPSJB).

Pasalnya, selain masuk anggota koperasi tersebut dirasa kurang efektif karena jarak antara kantor koperasi dengan domisili anggota yamg tersebar di seluruh Jabar cukup jauh, juga lantaran seluruh ASN — terutama guru SMA/SMK sudah menjadi anggota koperasi di sekolahnya masing-masing.

“Ada indikasi kami dipaksa untuk masuk menjadi anggota Koperasi PSJB. Hal itu terlihat dari sudah keluarnya draf pemotongan iuran wajib dan pokok annggota koperasi pada pencairan TPP bulan Agustus 2018. Padahal sampai hari ini rata rata guru belum mengajukan permohonan masuk anggota koperasi tersebut,” kata Idwan Kartiwan, guru SMAN 18 Garut, Kamis (13/9/2018).

Baca Juga:  Pemkab Garut Terjunkan Tim Inspektorat Guna Telusuri Penyelewengan BPNT

Ia menerangkan, dalam draf tunjangan penghasilan pegawai (TPP) bulan Agustus yang akan cair pada taggal 20 September 2018 mendatang, potongan Koperasi PSJB sudah ada. Padahal rekrutment anggota koperasinya pun baru tahap penyebaran formulir melalui Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan di masing-masing kabupaten/kota.

“Semua ASN propinsi diwajibkan masuk anggota koperasi, tetapi pihak penginstruksi mengesampingkan hak hak ASN sendiri. Contohnya hak menolak masuk anggota koperasi. Di sini saya melihat ada pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban,” tandas Idwan yang juga Ketua DPP Peduli dan Cinta (Peta) Garut itu.

Ia mengaku heran kenapa pihak Pemprov Jabar memaksakan kehendaknya untuk mewajibkan seluruh ASN masuk Koperasi PSJB. Oleh karenanya Idwan minta agar kewajiban masuk anggota koperasi tersebut dibatalkan, khususnya untuk guru dengan alasan kurang efektif dan seluruh guru sudah menjadi anggota koperasi di sekolahnya masing-masing.

Baca Juga:  Polda Jabar Terjunkan Patroli Siber Guna Mencari Konten Berbau SARA

“Apabila kewajiban masuk anggota Koperasi PSJB tetap dipaksakan, kami telah berkoordinasi dengan MGMP (musyawarah guru mata pelajaran) masing masing untuk turun ke jalan guna melakukan penolakan,” ujarnya. ***

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda