Galian Pasir Leles Rawan Longsor, Warga dan Pekerja Diminta Waspada

GosipGarut.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut menyatakan lokasi galian pasir di Tutugan Leles rawan bencana longsor, sehingga masyarakat maupun pekerja harus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya di lokasi tersebut.

“Memang bahaya di sana, bahaya, bahaya,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Dadi Djakaria saat ditemui usai peresmian Rumah Susun Margawati, Kecamatan Garutkota, Rabu (8/8/2018).

Ia menuturkan, Kabupaten Garut memiliki banyak ancaman bencana alam di antaranya pergerakan tanah atau longsor sehingga perlu diwaspadai. Salah satunya, kata Dadi, lokasi penambangan pasir juga bisa berbahaya jika dalam pengerjaannya tidak hati-hati atau tidak mengedepankan keselamatan saat bekerja.

“Perlu kehati-hatian, sekaligus imbauan kepada pengusaha, senantiasa jaminan keselamatan para pekerja,” katanya.

Baca Juga:  Selama Dua Hari, 3.113 Pencari Kerja di Garut Melamar ke 15 Perusahaan

Dadi mengimbau, masyarakat yang berada di lokasi rawan longsor sebaiknya menghindar karena ancaman longsor tidak dapat diprediksi. “Namanya longsoran, pergerakan tanah tidak bisa diprediksi, meskipun ada alat pendeteksi, tapi tetap harus waspada,” ujarnya.

Terkait ada bencana longsor di lokasi galian pasir Tutugan Leles, Dadi mengaku belum mendapatkan laporannya. “Akan telusuri, nanti akan kita cek, belum ada laporan dari camat,” katanya.

Sebelumnya, seorang sopir truk Haris warga Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang sedang mengantre untuk mengangkut pasir tewas setelah tertimpa batu akibat longsoran pasir di lokasi penambangan pasir Tutugan Leles, Selasa dinihari (7/8/2018).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, saat sedang mengantre mengisi pasir bersama beberapa truk lainnya di lokasi penambangan pasir tidak jauh dari Jalan Raya Bandung-Garut, Kecamatan Leles.

Baca Juga:  Jawa Barat Butuh Konektivitas Antara Wilayah Utara dan Selatan

Saat kejadian korban sedang berada di dalam truk, korban sempat melajukan kendaraannya, tetapi tidak mampu menghindari longsoran batu. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit, sedangkan lokasi galian pasir ditutup tidak ada aktivitas. (Ant/FJ)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda