Marak Pungli, Politisi dan Caleg PKB Minta Kadisdukcapil Garut Dipecat

GosipGarut.com — Maraknya pungutan liar (Pungli) yang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut terkait dengan pembuatan surat kependudukan, menunjukkan lemahnya aparatur pemerintahan di dinas tersebut dalam melakukan upaya perbaikan pelayanan publik.

Kemunculan Pungli, menurut Direktur Pusat Analisa dan Kebijakan Informasi Strategis (PAKIS) yang kini mencalonkan diri sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Garut dari daerah pemilihan (Dapil) V, Galih F Qurbany, bisa terjadi manakala proses pembuatan dokumen kebutuhan publik terutama E-KTP terlalu berbelit (birokrasi yang panjang) dan lamban.

“Karenanya ruang kelemahan ini memberikan kesempatan bagi para calo dan oknum Disdukcapil untuk menjadi ‘memeras’ rakyat dengan dalih jasa mempercepat proses pembuatan E-KTP dan dokumen dokumen penting masyarakat,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Baca Juga:  Soal Pembayaran Uang Pengganti, Diakui Agus Sudah Diurus Sejak 2017

Galih menyatakan, beberapa waktu lalu di Disdukcapil Garut pernah terjadi operasi tangkap tangan (OTT) oleh Saber pungli Polres Garut. Seharusnya, lanjut dia, pasca OTT tersebut praktek Pungli pada pembuatan surat kependudukan tidak terdengar lagi dan menjadi catatan khusus untuk segera dilakukan pembenahan dan perbaikan.

“Kedatangan Bupati Rudy Gunawan ke Disdukcapil untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak) adalah sebuah langkah responsif, namun jangan hanya menjadi sock therapy dan formalitas semata. Hal itu mestinya dilakukan sejak dulu. Sidak kali ini harus menjadi langkah kontrol dan evaluasi perbaikan pelayanan pasca OTT, bukan sekedar marah-marah,” ujar dia.

Menurut eks aktivis 98 ini, persoalan Pungli sesungguhnya merupakan soal mentalitas pegawai yang korup dan lemahnya jiwa pengabdian dan pelayanan. Jika perlu inspeksi atas dasar munculnya isu Pungli baru, Bupati Rudy Gunawan harus berani mengeksekusi atau mengganti Kepala Dinas Dukcapil dengan orang yang lebih memiliki kapasitas greget dan mampu membawa perbaikan secara cepat.

Baca Juga:  Parkir Liar Kembali Muncul, Dishub Garut Emoh Menindak

“Karena kebutuhan E-KTP adalah merupakan aspek pelayanan publik yang harus diutamakan karena sering mendapat sorotan. Saya berharap Bupati Rudy Gunawan yang menjabat kali kedua, harus betul melakukan perubahan mendasar di segala aspek — terutama pada ranah pelayanan publik. Rakyat sudah menpercayakan amanahnya kepada beliau, maka lakukan lah perubahan yang signifikan yang langsung bisa dirasakan masyarakat Garut,” kata Galih. ***

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda