Pemkab Garut Bentuk Satgas Perlindungan Anak dan Perempuan di Desa

GosipGarut.com — Pemerintah Kabupaten Garut telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Anak dan Perempuan di tingkat desa untuk mendeteksi secara dini dan menindaklanjuti dengan cepat apabila ada kasus kekerasan menimpa anak dan perempuan.

“Untuk menanggulangi masalah kekerasan anak dan perempuan ini kami membuat Satgas perlindungan dan anak di tingkat desa,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Garut, Toni T Somantri saat acara Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia di Garut, Selasa (10/7/2018).

Ia menuturkan, pembentukan satgas itu berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Garut nomor 13 tahun 2018 tentang perlindungan perempuan dan anak terhadap kekerasan. Toni berharap, keberadaan Tim Satgas Perlindungan Anak dan Perempuan hingga tingkat desa itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaporkan maupun mengantisipasi segala tindak kekerasan di masyarakat desa.

Baca Juga:  Diduga Langgar Aturan, Bupati Garut Didesak Copot Direktur PDAM

“Semakin banyak yang dilaporkan, berarti akan banyak kejahatan terungkap,” katanya.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut, Rahmat Wibawa menambahkan, Kabupaten Garut memiliki 42 kecamatan dan selama ini kewalahan untuk mengatasinya apabila semua dipusatkan di dinas yang lokasinya di kota Garut.

Ia berharap, adanya tim itu dapat mendorong masyarakat yang mengalami atau mengetahui korban kekerasan untuk secepatnya lapor ke satgas. “Secepatnya masyarakat melapor dan tidak perlu ke pusat pemerintahan terlebih dahulu, cukup ke satgas yang ada di desa,” ujar Rahmat. (Ant/FJ)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda