Panwaslu Garut Proses Kasus Dugaan Politik Uang Seorang Kader PKS

GosipGarut.com — Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Garut telah memproses kasus dugaan politik uang oleh seorang kader dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat kampanye petahana calon Wakil Bupati Garut Helmi Budiman di Desa Sindangpalay, Kecamatan Karangpawitan.

“Tersangka Zaenal sebagai salah satu tim dari pasangan calon, pengurus atau kader PKS di desa itu,” kata Komisioner Divisi Hukum dan Penegakan Pelanggaran, Panwaslu Garut, Ahmad Nurul Sahid, Rabu (16/5/2018).

Ia menuturkan jajaran Panwaslu Garut menemukan dugaan tindak pidana Pemilu yakni membagi-bagikan uang kepada masyarakat dalam acara pertemuan terbatas dengan calon Wakil Bupati Garut Helmi Budiman yang merupakan kader PKS. Pertemuan agenda kampanye calon yang digelar Maret 2018 itu, ternyata diakhiri dengan membagi-bagikan amplop berisi uang sebesar Rp 25 ribu.

Baca Juga:  Kandidat Cagub Sudrajat Mulai Lakukan “Road Show” di Jabar

“Setelah selesai (acara) dibagi uang didalam amplop Rp25 ribu yang menjadi alat buktinya,” ujar Ahmad.

Ia menyampaikan bagi-bagi uang dalam kegiatan kampanye merupakan tindakan pidana sehingga kasusnya terus diproses dengan dilimpahkan ke polisi, kemudian ke Kejaksaan Negeri Garut. Hasil perkembangan sekarang, lanjut Ahmad, berkas kasusnya masih harus dilengkapi sebelum akhirnya disidangkan.

“Sudah dilimpahkan, untuk perkembangan terakhir ada perbaikan oleh kepolisian yaitu saksi ahli. Kepolisian sudah memintai keterangan saksi ahli mudah-mudahan sudah selesai,” katanya.

Ketua Panwaslu Garut Asep Burhan menambahkan, potensi pelanggaran pasangan calon saat ini yaitu politik uang dan politisasi SARA. Dua potensi itu, kata dia, menjadi perhatian Panwaslu Garut dalam setiap agenda kampanye para pasangan calon Bupati Garut.

Baca Juga:  Aduh, 17 Kecamatan di Garut Rawan Terjadi Praktik Politik Uang Pilkada

“Potensi pelanggaran dalam kampanye ini adalah politik uang dan ada juga politisasi SARA, tapi untuk SARA sampai sekarang belum ada,” kata Asep.

Sementara itu, Pilkada Garut diikuti empat pasangan yakni nomor urut 1 petahana Bupati Garut Rudy Gunawan dan wakilnya Helmi Budiman, kemudian nomor urut 2 Iman-Dedi, nomor urut 3 Suryana-Wiwin dan nomor urut 4 Agus Hamdani-Aditya. (FJ/Ant)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda