Curug Rahong, Jangan Berbicara Bohong di Air Terjun Unik Ini

NAMA curug (air terjun) Rahong begitu terkenal di Kabupaten Garut, karena termasuk dari 10 air terjun/curug eksotis dan menarik yang ramai dikunjungi para wisatawan. Curug Rahong memang unik lantaran berbeda dengan curug-curug lainnya.

Menurut Budayawan Kabupaten Garut, Warjita, keunikan Curug Rahong terletak pada bentuk air terjun/curug yang di atasnya terhalang batu hingga air terbelah. Namun pada saat terjun jatuh ke bawah, kedua aliran air menyatu kembali.

“Curug ini hanya memiliki ketinggian 10 m dan jatuhan airnya membentuk sebuah kolam (leuwi, Bahasa Sunda) yang mana airnya memutar pada bagian yang dalam. Sedangkan di bagian yang dangkal bisa dimanfaatkan untuk mandi/berenang dan cuci pakaian masyarakat sekitar,” kata Warjita yang pernah menjabat Kepala Bidang Kebudayaan pada Disparbud Garut itu.

Baca Juga:  Saran Menteri Pariwisata untuk Kemajuan Wisata Garut, Bagaimana?

Ia menerangkan, disebut “Rahong” karena curug ini dekat sungai dan jembatan Cirahong yang letaknya tidak jauh dari jalan raya Cisewu – Pantai Rancabuaya. Asal kata ”Rahong” sendiri diambil dari bahasa Sunda, yang berarti bohong atau dusta.

“Menurut mitosnya, dilarang bicara bohong kalau sedang berkunjung ke tempat ini,” ungkap Warjita, Sabtu (17/3/2018).

Pada Sabtu siang, 17 Maret 2018, Curug Rahong memakan korban jiwa, yakni dua mahasiswa Universitas Ahmad Yani (Unjani) Kota Cimahi tenggelam saat berenang. Hubungannya dengan mitos tadi, apakah kedua mahasiswa tersebut sempat bicara bohong saat berada di Curug Rahong?

Wallahualam bisawab! ***

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda