Guru di Desa Panggalih, Saban Hari Berpacu di Atas Lumpur

SEORANG warga Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang tampak dalam gambar ini adalah seorang guru sekolah dasar (SD). Saban hari dia harus melewati jalan sejauh 7 kilometer yang kondisinya rusak parah. Jalan tersebut menghubungkan antara rumahnya di dekat kantor Desa Panggalih dengan tempat mengajarnya yang berada di pedalaman, yaitu Kampung Tiwugenteng.

Dia bukan tidak merasa ngeri ketika tengah berpacu di atas jalan berlumpur dan banyak kubangan itu. Malah perasaannya lebih dari ngeri dan waswas lantaran takut terjadi kecelakaan. Namun dia tidak mau mengeluh saja. Karena pikirnya, buat apa mengeluh juga kalau keluhannya tidak akan merubah keadaan. Artinya, jalan yang sejak lama diharapkan ada perbaikan, ternyata terus dibiarkan rusak menanti korban berjatuhan. (Lastri Rostita Rasnawati)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda