Kasus Bondowoso Berimbas ke Garut, Siswa Dilarang Bawa Gadget

GosipGarut.com — Kasus dua orang siswa di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, yang mengalami penyakit gangguan jiwa karena kecanduan gadget dan laptop, berimbas ke Kabupaten Garut. Ditakutkan siswa di sini pun mengalami hal serupa, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut melarang siswa SD dan SMP membawa gadget ke lingkungan sekolah.

“Kami melarang siawa membawa gadget ke sekolah, karena akan mengganggu konsentrasi anak dalam belajar,” kata Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Disdik Garut Totong, Jum’at (19/1/2018). Beberapa sekolah di wilayah Garut pun, tambah dia, sudah ada yang melakukan pelarangan.

Untuk itu, Totong meminta kepada semua orangtua untuk sepakat melarang anaknya membawa gadget ke sekolah karena memang banyak negatifnya atau mengganggu belajar. Meski, fungsi gadget dalam pembelajaran siswa di sekolah, ada dampak positif dan negatif.

Baca Juga:  Puspita, “Bobotoh” Asal Garut yang Ingin Hariono Tetap di Persib

Pihak sekolah pun diharapkan dapat mengarahkan para siswa untuk menggunakan gadget secara bijak. “Apabila ada sekolah yang memperbolehkan siswanya menggunakan gadget, itu hanya untuk digunakan dalam menunjang belajar. Kami mempertimbangkan ada e-learning berbasis IT. Medsos atau gadget untuk kepentingan pembelajaran agar ada manfaatnya,” ujar Totong.

Ia memaparkan, saat ini pihaknya sedang mempertimbangkan bagaimana sisi bijak menggunakan gadget atau media sosial di sekolah, karena ada sekolah yang sudah memanfaatkan gadged ini dalam menunjang belajar. Tetapi yang pasti, kalau hanya untuk sekedar main-main, game, apalagi dampak negatifnya lebih tinggi, lebih baik dilarang saja.

“Kalau hanya untuk sekedar komunikasi sebaiknya gunakan saja hape biasa. Atau pertimbangan lain antara melarang atau menekankan agar anak menggunakan medsos gadget di bawah kontrol orangtua dan guru,” ujar Totong

Baca Juga:  Tokoh Warga Cisewu Wafat Sepulang Mengikuti Pengajian Rutin

Ia menerangkan, ada beberapa sekolah yang sudah mengeluarkan aturan untuk melarang siswa membawa gadget, di antaranya di Rayon 3 yakni di Kecamatan Cibatu, Sukawening, dan beberapa daerah lain.

Sementara itu, Kabid Sekolah Dasar (SD) Ade Manadin, menegaskan untuk siswa SD sebaiknya jangan membawa gadget dalam bentuk apa pun. Pihak sekolah agar melakukan pelarangan penggunaan gadget dilingkungan sekolah. “Kita tidak ingin siswa terganggu gara-gara asyik main gadget di sekolah,” katanya. (Dindin Herdiana)

Ditandai

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda