Komisi A DPRD Garut Pertanyakan Kelangsungan UPT Pendidikan

GosipGarut.com — Ketua Komisi A DPRD Garut, Alit Suherman mempertanyakan tentang kelangsungan nasib Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan yang rencananya akan dihilangkan, apakah masih ada atau benar-benar hilang. Pasalnya, ajuan penggantian UPT yang diajukan Pemkab Garut belum mendapat jawaban dari Pemprov Jawa Barat.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut telah mengajukan pembentukan fungsi koordinator sebagai pengganti kepala UPT Pendidikan di masing-masing kecamatan. Hanya saja sampai sekarang ini balasan atau jawaban dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) terkait ajuan tersebut belum juga diterima,” kata Alit, Kamis (4/1/2018).

Ia menuturkan, sehubungan dengan Permendagri 12 tahun 2017 soal UPT Pendidikan, pihaknya telah mengadakan rapat dengan Dinas Pendidikan, Ortala, BKD, dan instansi terkait lainnya membahas soal penghilangan UPT Pendidikan.
Hasilnya, Pemkab Garut mengajukan pembentukan koordinator sebagai pengganti kepala UPT.

Baca Juga:  Akan Ada Gebyar Berdaya Budaya di "Jum'at Ngaliwet"

Surat edaran dari Permendagri itu sendri, dijelasakan Alit, berlaku per Januari 2018. “Akan tetapi Pemkab Garut sampai saat ini belum menerima jawaban. Apakah disetujui koordinator itu sebanyak 42 sesuai dengan jumlah kecamatan atau hanya beberapa orang saja.” ujarnya.

Selain itu, kata Alit, apakah koordinator itu yang sekarang menjabat kepada UPT atau bukan. Namun, yang pasti bagi pegawai yang ada di masing-masing UPT Pendidikan di tiap kecamatan tidak berubah, dan tidak akan dibubarkan.

“Kalau status pegawainya tetap masih itu itu juga. Jadi tidak akan dirubah dan tidak akan dibubarkan. Yang rubah itu hanya namanya saja, dulu kepala UPT sekarang koordinator. Kalau koordinator itu statusnya non struktural artinya tidak ada tunjangan. Jelasnya nanti akan ada Peraturan Bupati (Perbupnya).” katanya.

Baca Juga:  Libur Pergantian Tahun 2018, Pantai Selatan Garut Aman Dikunjungi

Alit menyebutkan, yang berhak menempatkan koordinator itu ada di Baperjakat, apakah dari unsur pengawas, UPT, atau lainnya. “Apakah orang yang ada di tempat itu, atau dari luar. Makanya sampai sekarang saya belum tahu seperti apa dan bagaimana terkait UPT Pendidikan ini,” ujarnya. (Dindin Herdiana)

Ditandai

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda