Dinas Kesehatan Garut Masih Menunggu Arahan Soal Imunisasi Massal Difteri

GosipGarut.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut belum bisa memastikan kapan dilangsungkannya imunisasi massa difteri pasca merebaknya kasus difteri. Dinkes hanya menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan atau Dinkes Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinkes Garut Tenny Swara Rifai mengatakan pihaknya tak bisa begitu saja melaksanakan imunisasi massal difteri. Meski kasus difteri kembali ditemukan menyebabkan kematian pada warga atas nama Aidah (32) pada Minggu (10/12/2017) di RSUD dr Slamet. Sebab, persiapan vaksinnya mengandalkan pengadaan dari pihak provinsi atau pusat.

“Yang saya tahu di Jakarta sudah mau ada imunisasi ulang difteri, ada sekitar sebelas provinsi di Indonesia nyatakan KLB (Kejadian Luar Biasa) difteri. Jadi kemungkinan memang ada imunisasi ulang di sini, tapi tunggu saja dari pusat atau Dinkes Pemprov,” kata Tenny pada wartawan, Selasa (12/12/2017).

Baca Juga:  Januari 2018, Pemkab Garut Akan Terapkan E-Parkir

Dalam hal kematian Aidah, menurutnya, terjadi karena terlambatnya penindakan oleh pihak keluarga. Sebab, warga Kampung Ngamplang RT 01 RW 05 Kecamatan Pakenjeng tersebut baru di bawa ke rumah sakit setelah dalam kondisi tidak sadar. “Di rumah sakit pelayanan sudah sesuai standar. Tapi ketika ke rumah sakit memang sudah tidak sadarkan diri,” ucap Tenny.

Berdasarkan penelusurannya, ia menduga Aidah merupakan warga yang tidak memperoleh imunisasi difteri. Sehingga tanpa adanya kekebalan itu, Aidah mudah terserang difteri. “Kalau dilihat dari usianya, (Aidah) lahir tahun 1985 waktu itu konon posyandu belum aktif seperti sekarang jadi tidak diimunisasi,” tutur Tenny.

Ia mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan pola hidup sehat. Misalnya dengan mengonsumsi gizi cukup supaya menghindari inveksi tubuh. “Terus gencar mengampanyekan hidup sehat, makan sayur-buah, kadang-kadang di daerah jarang melakukan ini. Karena kekurangan itu (gizi) jadi mudah terinveksi,” ujar Tenny. ***

Ditandai

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda