Disesalkan, Surat Restu Ponpes As-Saadah untuk Pembangunan Pabrik Sepatu

GARUT — GosipGarut.com — Pro kontra terhadap rencana pembangunan pabrik sepatu di Kampung Pulosari, Kecamatan Bl. Limbangan, Kabupaten Garut, kian tajam. Terlebih setelah munculnya surat restu dari salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Limbangan yang menyetujui dibangunnya pabrik tersebut, dan seolah mengabaikan aspirasi warga setempat yang jelas-jelas menolaknya.

Warga menyesalkan dengan adanya surat restu dari pimpinan Ponpes As-Saadah yang kini sudah beredar di publik itu. Salah satunya disampaikan oleh pemerhati sosial yang juga warga Limbangan, Imron Abdul Rajak. “Saya tidak mengerti kenapa pimpinan Ponpes itu berubah sikap. Padahal, sejak isu rencana pendirian pabrik bergulir (tahun 2015), kami telah berdiskusi dan beliau menyatakan ketidaksetujuannya,” ujar dia.

Baca Juga:  Pjs Bupati Garut: Bayar THR Guru Honorer Tanggungjawab Kepala Sekolah

Imron menduga, munculnya sikap dukungan dari pimpinan Ponpes As-Saadah (KH. R. Amin Muhyiddin Maolani), mungkin saja karena kekurangtahuan pimpinan Ponpes itu terhadap lokasi pendirian pabrik sepatu di Cijolang. “Oleh karenanya, kami menghormati beliau sebagai orangtua dan tokoh, meskipun kami berbeda pendapat,” tegasnya.

Dijelaskan Imron, berdasarkan survey vulkanologi, wilayah Cijolang tidak layak dijadikan lokasi pabrik karena kerentanan tanahnya. Dia juga berpendapat bahwa keberadaan pabrik di Cijolang akan mengganggu suasana pendidikan di sekitarnya. “Di sana ada SD, SMP, SMK, dan pesantren serta ada sumber air yang mengaliri ke pesantren Pulosari, pesawahan, dan perkebunan,” ungkap dia.

Imron menerangkan, warga Kampung Pulosari, Desa Cijolang, hampir 100 persen menolak dibangunnya pabrik sepatu di sana. “Pabrik itu untuk siapa? Jangan karena ambisi pribadi dan segelintir orang (meminjam istilah pimpinan Ponpes As-Saadah ‘Beungeut Limbangan’ rusak dan kumuh oleh adanya pabrik,” ujarnya. ***

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda