Ratusan Bobotoh dari Garut Kecewa Tidak Bisa Masuk Si Jalak Harupat

BANDUNG — GosipGarut.com — Ratusan bobotoh dari Kabupaten Garut mengaku kecewa karena tidak bisa masuk ke stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, untuk menonton pertandingan antara Persib Bandung melawan Perseru pada Minggu (12/11/2017).

Kekecewaan mereka diluapkan dengan berbagai ulah. Ada yang melemparkan botol minuman air mineral, ada juga berteriak-teriak mengecam panitia di luar stadion.

Salah seorang bobotoh asal Sucinaraja, Ecep Surya mengatakan ratusan bobotoh dari Kabupaten Garut itu berbaur meluapkan kekecewaannya bersama ratusan bobotoh dari daerah lain yang juga bernasib sama tidak bisa masuk ke dalam stadion.

“Tanpa ada yang mengomando, para bobotoh melempar-lemparkan botol air mineral sehingga mengundang aparat kepolisian untuk menembakan gas air mata,” kata Ecep, melalui sambungan telepon, Minggu sore.

Baca Juga:  Setiap Hari Kota Garut Hasilkan Sampah Mencapai 200 Ton

Dijelaskannya, dia bersama rekan-rekannya tidak bisa masuk stadion akibat kapasitas stadion sudah penuh karena banyaknya penonton yang datang untuk menyaksikan pertandingan terakhir antara Persib melawan Perseru. “Jangankan bagi penonton yang tidak kebagian tiket, sementara bagi yang sudah memiliki tiket dari penjualan online pun sama tidak bisa masuk,” jelas Ecep.

Dikatakannya, ratusan bobotoh dari Garut itu berangkat dari Garut sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan kendaraan mobil pribadi dan bus. Mereka sengaja datang jauh-jauh hanya untuk memberi dukungan kepada tim kesayangan, Persib. Eh…tahu-tahu, setibanya di stadion Si Jalak Harupat, mereka tidak bisa masuk.

“Jelas kami kecewa. Terutama bagi yang sudah mendapatkan tiket via penjualan online, yang tadinya diharap bisa nonton di dalam stadion, nyatanya hanya bisa duduk-duduk di luar sambil menunggu pertandingan usai,” kata Usman, bobotoh lainnya. ***

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda