Adanya Pencabutan Kesekretariatan PPS, Indikasi KPUD Garut Tidak Profesional

GosipGarut.com — Adanya surat pencabutan kesekretariatan panitia pemilihan suara (PPS) dari Kepala Desa Rancabango, Kecamatan Tarogongkaler, kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Garut, dalam pandangan mantan Ketua Forum PPK Tata Ansori sebagai indikasi bahwa lembaga ini tidak profesional terutama dalam perekrutan pegawai penyelenggara Pilkada, baik PPK maupun PPS.

“Dengan kejadian itu, disinyalir KPUD Garut rentan denan pengkondisian titipan, sehingga kerap mengabaikan ketentuan yang semestinya dilakukan. Seperti mengambaikan Undang-Undang terkait keterwakilan perempuan di tiap kecamatan. Selain itu, tidak terbuka dalam mengumumkan hasil tes yang semestinya diumumkan lengkap dengan nilai yang diperoleh masing masing peserta,” ujar Tata, Selasa (14/11/2017).

Dikatakannya, karena tidak adanya komunikasi yang dibangun dengan desa-desa,  tidak menutup kemungkinan akan banyak kepala desa yang melakukan hal serupa seperti Kepala Desa Rancabango. Sebab banyak pihak yang merasa dirugikan, khususnya para peserta seleksi. Untuk itu Tata menyarankan, semestinya mereka yang merasa dirugikan, harus melakukan pengaduan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Baca Juga:  Kata KPU Garut, Mantan Narapidana Bisa Ikut Pilkada

Tata juga menuduh, KPUD Garut tidak jelas dalam menjalankan skema tes wawancara yang dilakukan. Apa indikator peserta mendapatkan nilai point dalam tes wawancara, semuanya menjadi abu abu. “Jelas ini mengurangi kredibilitas KPUD yang cenderung melakukan malladministrasi yang bisa digugat secara pidana,” tegasnya. (Yayat Ruhiyat)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda