Home / Politik / Agustiana: Kabupaten Garut Seolah tak Punya Pemerintahan
Agustina/ISTIMEWA
Agustina/ISTIMEWA

Agustiana: Kabupaten Garut Seolah tak Punya Pemerintahan

Ikuti terus Gosip seputar Garut di www.gosipgarut.com dengan mem Follow Twitter kami di @gosipgarut dan jangan lupa Like Fans Page kami di https://www.facebook.com/431022283603123. Klik disini untuk menuju halaman Gosip Terbaru

Agus1 285x300 Agustiana: Kabupaten Garut Seolah tak Punya Pemerintahan

Agustiana/ISTIMEWA

Kondisi Kabupaten Garut selama ini, dalam pandangan Sekjen Serikat Petani Pasundan (SPP) Agustiana, segalanya tidak ada yang tertata dengan baik sehingga semua program pembangunan pemerintahan pun tidak berjalan sesuai ketentuan. Kabupaten Garut seolah tidak mempunyai pemerintahan. Hal itu tidak terlepas dari munculnya kelompok-kelompok kepentingan, baik dari partai politik maupun birokrasi pemerintahan yang ikut mencarut-maruti keadaan Garut.

“Di usianya yang sudah dua abad ini, Garut tak ubahnya seperti sebuah daerah yang ti­dak punya pemerintahan. Ini tentu sangat mengkha­wa­tir­kan,” demikian kata Agustiana yang dismpaikannya kepada wartawan belum lama ini. Carut marutnya Garut, tambah dia, diperparah dengan adanya campur tangan yang berlebihan dari unsur legislatif serta aparat penegak hu­kum dalam berbagai hal.

“Bagaimana tidak kacau, kalau selama ini di Garut mulai dari Kapolres, Dandim, Kejari, DPRD semuanya sibuk ikut campur tangan dalam berbagai urusan, termasuk penentuan anggaran, proyek dan penempatan pejabat. Makanya semua program pembangunan dan program kerja pemerintahan di Garut tidak pernah benar,” tandas Agustiana.

Oleh ka­re­na itu, Agus ber­ha­rap, pa­ra pe­ja­bat ba­ru di Ga­rut se­perti yang disebutkan tadi, ti­dak terjebak untuk mengikuti jejak para pejabat yang terdahulu yang selalu ingin ikut campur dalam berbagai hal yang seharusnya menjadi urusan eksekutif. Apalagi selama ini di tubuh eksekutifnya sendiri sudah terbangun muatan-muatan kepentingan politik dan juga kelompok sehingga makin memperparah kea­da­an.

Bobroknya kondisi Garut selama ini, menurut Agustiana, tidak terlepas dari sikap birokrasi yang  lemah tidak bisa menolak terjadinya deal-deal baik dalam urusan proyek, penentuan anggaran, penempatan pejabat serta kebijakan strategis lainnya. “Jika birokrat Garut sudah bisa tegas menolak hal itu, maka kondisi Garut akan jauh lebih baik. Karena pada ujung-ujungnya ‘deal-deal’-an seperti itu lebih cenderung mengarah kepada penyelewengan program,” tegasnya.

Agustiana mengaku tidak heran kalau selama ini kondisi infrastruktur vital di Garut yang menjadi fasilitas umum seperti jalan, rumah sakit, serta yang lainnya dalam kondisi memprihatinkan akibat tidak terawat. Di sisi lain, anggaran pemeliharaan untuk infrastruktur tersebut yang menggunakan uang rakyat setiap tahunnya begitu besar. Hal ini akibat se­mu­­anya diba­ngun di atas deal-deal po­litik yang ha­nya me­ngun­tung­kan pi­hak tertentu.

Diharapkannya, pada mo­men “Garut Dua Abad” ini, pe­me­rintahan di Garut sudah mulai berani membersihkan internalnya dari latar belakang deal-deal politik seperti itu sehingga sehingga dapat menjadi momen kebangkitan Garut yang sebenarnya. “Ini merupa­kan tugas berat Bupati yang baru dilantik, Agus Hamdani, dan Sekda jika ingin punya nilai lebih di mata masyarakat,” tegasnya. ***

Ikuti terus Gosip seputar Garut di www.gosipgarut.com dengan mem Follow Twitter kami di @gosipgarut dan jangan lupa Like Fans Page kami di https://www.facebook.com/431022283603123. Klik disini untuk menuju halaman Gosip Terbaru

About Gosip Garut

Gosip Garut merupakan berita dan informasi serta wahana penyalur aspirasi dan kritik membangun Kota Garut. Gosip Garut dengan alamat situs www.gosipgarut.com diterbitkan berdasarkan UU Pokok Pers Tahun 1999 oleh Yayasan Media Aktualita Mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>